Jepang (UNAND) 鈥 杏吧原版影音 (UNAND) terus memperkuat internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi mahasiswa Fakultas Hukum dalam EQUITY International Student Exchange (Outbound) di Chubu University, Jepang, pada 5鈥16 Juli 2026.
Program mobilitas internasional tersebut didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Recognition). Program ini menjadi bagian dari upaya UNAND meningkatkan kualitas pendidikan berstandar internasional sekaligus memperluas pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan global.
Lima mahasiswa Fakultas Hukum UNAND yang mengikuti program tersebut yakni Azhim Tsaqib Shiddiqi, Bunga Anisah Putri, Muzadi Ali Yasyafi, Rafi Nanda Yovinal, dan Tiara Diva Azarin.
Selama berada di Jepang, para mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan akademik, diskusi bersama akademisi internasional, kunjungan lapangan, hingga kegiatan lintas budaya. Salah satu fokus pembelajaran adalah implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan, kebijakan, teknologi, dan kehidupan masyarakat.
Para peserta mempelajari konsep Education for Sustainable Development (ESD) bersama Prof. Reita Furusawa serta mengikuti perkuliahan yang membahas sejumlah tujuan SDGs, mulai dari SDG 1 (No Poverty), SDG 5 (Gender Equality), SDG 10 (Reduced Inequalities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), hingga SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Pembelajaran di kelas diperkuat melalui kunjungan ke Center of Applied Superconductivity and Sustainable Energy Research, Nagoya Disaster Center, serta Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology. Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat penerapan pembangunan berkelanjutan dalam bidang teknologi, mitigasi bencana, dan industri.
Delegasi juga mengikuti kegiatan Nihon Odori Sports Science (NOSS) bersama Kazumasa Nishikawa yang memadukan seni tradisional Jepang dengan pendekatan ilmu keolahragaan. Kegiatan ini memperkenalkan perspektif mengenai pentingnya pelestarian budaya dalam pembangunan masyarakat berkelanjutan.
Salah seorang peserta, Muzadi Ali Yasyafi, mengatakan program tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memperluas perspektif akademik dan sosial mahasiswa hukum.
鈥淪elama berada di Jepang, kami tidak hanya mempelajari konsep pembangunan berkelanjutan melalui kebijakan, teknologi, dan pendidikan, tetapi juga melihat langsung bagaimana kolaborasi pemerintah, universitas, dan masyarakat mendukung pencapaian SDGs,鈥 ujarnya.
Menurutnya, interaksi dengan akademisi internasional dan mahasiswa dari berbagai latar belakang turut mendorong peserta untuk mengembangkan kemampuan serta membawa perspektif global dalam memahami berbagai persoalan hukum.
Dalam rangkaian program tersebut, delegasi Fakultas Hukum UNAND juga diterima Wakil Presiden Chubu University, Keiko Yanagiya, di Gedung Rektorat Chubu University. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan akademik kedua universitas, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas mahasiswa.
Melalui program EQUITY, UNAND berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman internasional, tetapi juga mampu mengembangkan perspektif hukum yang lebih responsif terhadap tantangan global serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan penguatan kerja sama internasional.
Kegiatan International Student Outbound ke Chubu University didanai sepenuhnya oleh LPDP atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program EQUITY berdasarkan Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
听 听
