Surabaya (UNAND) 鈥� Tim peneliti 杏吧原版影音 (UNAND) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil memperoleh Hibah Riset Kolaborasi NUNI 2026 senilai Rp10 juta untuk pengembangan penelitian bersama yang berfokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Penyerahan hibah tersebut dilaksanakan secara simbolis dalam rangkaian NUNI Presidential Forum & Annual Meeting 2026 di Universitas Surabaya (UBAYA), Selasa (13/10).
Capaian ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi penelitian antarperguruan tinggi anggota Nationwide University Network in Indonesia (NUNI), khususnya dalam menghasilkan kajian dan inovasi yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Berbeda dengan pendanaan riset yang membiayai seluruh pelaksanaan penelitian, hibah Rp10 juta tersebut merupakan pendanaan awal (seed funding) yang ditujukan untuk memperkuat eksplorasi dan pengembangan kerja sama riset, sekaligus membuka peluang memperoleh pendanaan tambahan melalui mekanisme co-funding dari dunia industri, pemerintah, maupun institusi lainnya.
Kolaborasi UNAND鈥揢NS untuk Mendukung Pencapaian SDGs
Kolaborasi riset antara 杏吧原版影音 dan Universitas Sebelas Maret diarahkan untuk mendukung pengembangan pengetahuan, pendekatan ilmiah, serta inovasi yang berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Kerja sama ini menjadi kesempatan bagi kedua perguruan tinggi untuk mengintegrasikan kompetensi peneliti, memanfaatkan jejaring akademik, dan mengembangkan pendekatan multidisiplin dalam menjawab persoalan pembangunan.
Melalui penelitian bersama, kedua institusi diharapkan dapat menghasilkan kajian yang memiliki relevansi akademik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah, dan sektor industri.
Kolaborasi tersebut juga membuka peluang pengembangan program penelitian lanjutan, publikasi ilmiah bersama, serta perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional.
Seed Funding Rp10 Juta sebagai Pengungkit Pendanaan Riset
Hibah Riset Kolaborasi NUNI sebesar Rp10 juta memiliki peran strategis sebagai modal awal untuk memperkuat fondasi kemitraan penelitian antara UNAND dan UNS.
Pendanaan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan program untuk mengembangkan konsep riset, memperkuat koordinasi tim, melakukan kajian pendahuluan, serta menjajaki calon mitra pendanaan.
Melalui pendekatan co-funding, kedua perguruan tinggi berpeluang mengembangkan penelitian dengan melibatkan perusahaan, lembaga pemerintah, dan institusi lainnya yang memiliki kepentingan terhadap hasil riset.
Keterlibatan mitra eksternal diharapkan dapat meningkatkan relevansi penelitian terhadap kebutuhan pengguna sekaligus memperluas kapasitas pendanaan.
Dengan demikian, nilai strategis hibah tidak hanya terletak pada jumlah dana awal, tetapi juga pada peluangnya untuk menjadi pengungkit bagi pengembangan konsorsium penelitian dan kerja sama yang lebih besar.
Rektor UNAND Dorong Riset Kolaboratif yang Berdampak
Rektor 杏吧原版影音, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM, Akt., terus mendorong penguatan ekosistem penelitian yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Partisipasi UNAND dalam NUNI Presidential Forum & Annual Meeting 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama antarinstitusi sekaligus memperkuat kemampuan perguruan tinggi dalam menghasilkan penelitian yang memiliki dampak nyata.
Dalam perspektif pengembangan riset UNAND, kolaborasi antaruniversitas merupakan langkah penting untuk mengintegrasikan keunggulan keilmuan, meningkatkan kualitas hasil penelitian, serta memperluas peluang transfer pengetahuan dan teknologi.
Pendekatan tersebut juga sejalan dengan semangat diskusi panel tingkat rektor bertajuk 鈥淔rom Lab to Life: Reengineering Impactful Research鈥�, yang membahas transformasi penelitian dari orientasi keluaran akademik menuju dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Melalui kerja sama UNAND鈥揢NS, pengembangan riset SDGs diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang menghubungkan keunggulan akademik dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan.
Memperluas Kolaborasi Industri dan Pendanaan Berkelanjutan
Pengembangan penelitian bersama membutuhkan mekanisme pendanaan yang memungkinkan program riset berlanjut dari tahap eksplorasi menuju pelaksanaan dan pemanfaatan hasil penelitian.
Karena itu, pendanaan awal dari NUNI menjadi kesempatan bagi tim UNAND dan UNS untuk membangun proposal penelitian yang lebih komprehensif serta mengidentifikasi mitra potensial.
Skema co-funding menjadi salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan untuk mempertemukan kepentingan perguruan tinggi dan industri melalui agenda riset bersama.
Bagi industri, kolaborasi semacam ini dapat membuka peluang pengembangan teknologi, peningkatan efisiensi, dan penyelesaian persoalan yang terkait dengan keberlanjutan usaha.
Sementara bagi perguruan tinggi, pendanaan bersama dapat memperkuat kualitas penelitian, memperluas akses terhadap sumber daya, dan meningkatkan peluang pemanfaatan hasil riset.
Keberhasilan pengembangan skema tersebut memerlukan kesepakatan mengenai tujuan penelitian, kontribusi masing-masing mitra, target luaran, pengaturan kekayaan intelektual, serta indikator dampak yang terukur.
Memperkuat Kontribusi Perguruan Tinggi terhadap Pembangunan Berkelanjutan
NUNI Presidential Forum & Annual Meeting 2026 berlangsung pada 12鈥�14 Oktober 2026, dengan Universitas Surabaya sebagai tuan rumah dan Universitas Kristen Petra sebagai co-host.
Forum ini menjadi wadah strategis bagi perguruan tinggi anggota NUNI untuk memperkuat kerja sama akademik, penelitian, inovasi, dan pengembangan jejaring kelembagaan.
Perolehan Hibah Riset Kolaborasi NUNI oleh tim 杏吧原版影音 dan Universitas Sebelas Maret menunjukkan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Bagi UNAND, hibah Rp10 juta bukan sekadar dukungan finansial, melainkan investasi awal untuk membangun kolaborasi riset SDGs yang lebih kuat, memperluas sumber pendanaan melalui co-funding, dan menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Kolaborasi UNAND鈥揢NS diharapkan dapat berkembang menjadi kemitraan penelitian yang berkelanjutan serta membuka peluang kerja sama lebih luas dengan industri, pemerintah, dan institusi nasional maupun internasional. (Rlsdirkermahil)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
听 听
